Pencak Silat Blog adalah blog yang secara khusus berusaha untuk mengenalkan Pencak Silat sebagai warisan luhur nusantara khususnya Indonesia agar lebih dikenal dunia

Jumat, 05 Januari 2018

Pencak Sunda, Asal Mula Pencak Silat


Setiap wilayah di Indonesia pasti memiliki aliran ilmu pencak silat. Namun dari sekian banyak aliran, pencak silat ternyata berasal dari satu sumber yakni Pencak Sunda (Jawa Barat).

Seperti diceritakan Ketua perguruan silat Sasangka Buana, Djatnika Nangamiharja, pencak silat berasal dari silat Cimande, Bogor. Silat Cimande sendiri sudah ada sebelum zaman kerajaan Padjajaran. 

Setelah era kerajaan Padjajaran selesai, ada tokoh silat Cimande bernama Mbah Khair yang memiliki murid bernama Mbah Datuk dari Sumatera Barat dan Mbah Jago. Kemudian keduanya menyebarkan silat Cimande.

Silat pun berkembang ke Sumatera Barat dan menyebar ke seluruh Nusantara hingga luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Timur Tengah, Eropa hingga Afrika. Jadi, bisa dikatakan jika Pencak Sunda adalah saudara tua dari pencak silat, termasuk Silek Minang yang berasal dari Sumatera Barat.

"Jadi bisa dikatakan Pencak Sunda ini masih saudara tua dengan Silek Minang," ungkapnya dalam acara "Silaturahmi Pencak Sunda dan Silek Minang" di Padepokan Garuda Yaksa, Kampung Cigombong, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (10/3/2015).

"Sedangkan arti kata Pencak dari bahasa sunda yang artinya itu adalah lima, dan kata silat diambil dari kata dialek bahasa Sumatera Barat yang maknanya ilmu gerak yang sempurna," sambungnya.

Kegiatan silaturahmi yang digagas Ketua Federasi Pencak Silat Dunia, Prabowo Subianto tersebut diharap bisa dijadikan Pencak Sunda dan Silek Minang sebagai upaya melestarikan budaya pencak silat. Karena saat ini, sedikit demi sedikit mulai tergerus budaya asing.

“Sebagai generasi penerus, sudah sepatutnya kita harus melestarikan budaya asli Indonesia. Kemudian mengajak masyarakat menjaga budaya tersebut,” ajaknya.

Djatnika menginginkan, kedepannya acara ini bisa dijadikan sebagai agenda rutin tahunan. “Sudah saatnya kita memperkenalkan kembali pencak silat Cimande, sebagai jati diri silat Bogor, tidak hanya ke tingkat nasional saja namun dunia internasional,” pungkasnya.

Sumber: liputan6.com
Share:

Kamis, 04 Januari 2018

Teknik Dasar Pencak Silat Beserta Gambarnya

Teknik Dasar Pencak Silat Beserta Gambarnya



Salah satu olahraga tradisional Indonesia yang populer dan telah menjadi salah satu cabang olahraga di dunia adalah pencak silat.
Pada kesempatan yang telah lalu, kita sudah mengenal asal usul dan sejarah pencak silat. Pada kesempatan ini kita akan menggali kembali informasi mengenai olahraga yang juga dikenal sebagai seni bela diri pencak silat.
Kali ini kita akan mengenal teknik dasar pencak silat beserta gambarnya secara lengkap, mulai dari gerakan gerakan dasar kuda-kuda, sikap pasang, arah, pola langkah, pukulan, tendangan dan gerakan tangkisan dalam olahraga pencak silat.

Teknik Dasar Pencak Silat

teknik dasar pencak silat
Seperti yang sudah diulas diatas, bahwa pada kesempatan ini kita akan mengenal teknik dasar pencak silat beserta dengan gambarnya.
Secara umum, ada 9 aspek teknik dasar pencak silat yang harus dipahami oleh siapapun yang hendak menekuni seni beladiri ini. Aspek-aspek tersebut antara lain:
  1. Kuda-kuda
  2. Sikap pasang
  3. Arah
  4. Pola Langkah
  5. Pukulan
  6. Tendangan
  7. Tangkisan
  8. Guntingan
  9. Kuncian
Berikut ini penjelasan mengenai ke 9 Teknik Dasar Pencak silat diatas

A. Teknik Kuda-Kuda dalam Pencak Silat

Teknik dasar pencak silat yang pertama kita bahas adalah kuda-kuda, kenapa demikian? karena kuda- kuda merupakan gerak dasar pencak silat yang menitikberatkan pada posisi kaki dalam memperkokoh  atau memperkuat  posisi berdiri di saat kita melakukan penyerangan maupun tangkisan terhadap lawan. Pembentukan sikap dasar pencak silat sikap berdiri  ada tiga yaitu sikap berdiri tegak, sikap kangkang, dan sikap kuda-kuda.
Teknik dasar kuda-kuda dalam pencak silat dibagi dalam 6 jenis, yaitu :
  1. Kuda-Kuda Depan.Kuda-kuda depan dibentuk dengan posisi kaki didepan ditekuk dan kaki belakang lurus, telapak kaki belakang serong ke arah luar, berat badan ditumpukan  pada kaki depan, badan tegap dan pandangan kedepan.
  2. Kuda-Kuda Belakang.Berat badan kuda-kuda belakang di bentuk dengan bertumpu pada kaki belakang. Tumit yang dipakai sebagai tumpuan tegak dengan panggul, badan agak condong ke depan, kaki depan di injit.
  3. Kuda-Kuda TengahDibentuk dengan kedua kaki ditekukan dengan titik berat badan berada ditengah.
  4. Kuda-kuda Samping
    Kuda-kuda ini dilakukan dengan cara 1 kaki ditekuk dan kaki yang lain lurus ke samping, berat badan pada kaki yang ditekuk, bahu sejajar atau segaris dengan kaki.
  5. Kuda-Kuda Silang DepanKuda-kuda silang dibentuk dengan menginjakkan 1 kaki ke depan atau kebelakang kaki yang lain, berat badan ditumpukan pada 1 kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu atau ujung jari kaki.
  6. Kuda-Kuda Silang BelakangKuda-kuda silang belakang  yaitu kuda-kuda dengan salah satu kaki berada di belakang  dengan keadaan menyilang dan kaki di tumpukan ke belakang,badan tetap lurus agar tidak jatuh saat melakukan  gerakan tersebut.
Berikut gambar teknik dasar 6 kuda-kuda dalam pencak silat
macam-macam teknik kuda-kuda dalam pencak silat

B. Sikap Pasang Dalam Pencak Silat

Sikap pasang merupakan salah satu teknik dasar pencak silat yang meruakan sebuah posisi yang biasanya dikombinasikan dengan kuda-kuda dan posisi ini bersifat fleksibel. Disaat seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya akan selalu berubah sering dengan perubahan posisi lawan. Dan ketika menangkap sebuah titik celah pertahanan lawan, selanjutnya pesilat akan mencoba menyerang dengan serangan cepat, tepat dan tentunya terukur.
Dalam pencak silat dikenal 4 macam sikap pasang, yaitu :
  1. Pasang satu – Pasang satu adalah sikap dengan posisi badan tegak dengan kedua tangan disamping dalam keadaan siap silat dan kedua kaki di buka selebar bahu.
  2. Pasang dua – Pasng dua dibentuk dengan badan tetap pada posisi tegak, kaki dibuka selebar bahu, kedua  tangan mengepal dan sejajar pinggang.
  3. Pasang tiga – Sikap badan sama seperti pasang dua dengan posisi tegak lurus, kaki di buka selebar bahu, tangan diangkat sejajar mata dengan kepalan tangan terbuka.
  4. Pasang empat – Sikap badan, dan mata sama seperti sikap pasang tiga, yang membedakan adalah tangan diangkat sejajar mata dengan posisis silang. Awalnya kepalan tangan terbuka kemudian tangan sudah terkepal.
Berikut gambar sikap pasang dalam olahraga pencak silat :
Sikap Pasang dalam pencak silat

C. Arah dalam Pencak Silat

Selain kuda-kuda dan sikap pasang yang merupakan teknik dasar pencak silat, pemahaman tentang arah juga sangat penting. Hal ini berhubungan kemana pesilat akan melangkah ketika dalam posisi menyerang atau bertahan.
Dalam dunia persilatan arah dikenal dengan depalan penjuru mata angin. Dan cara melatihnya adalah dengan menggeser kuda-kuda dan sikap pasang sesuai gambar mata angin yang ada dengan cara sebagai berikut :
  • Pada gerakan awal yaitu dimulai dengan gerakkan pertama sampai gerakkan ke empat menggunakan kuda-kuda samping, yaitu kaki kiri di depan kaki kanan di belakang posisi badan dalam keadaan lurus, kaki kiri di depan kaki kanan di belakang posisi dalam keadaan serong kekiri dan begitu juga sebaliknya.
  • Kemudian dilanjutkan dengan gerakan tambahan yaitu gerakkan ke lima sampai gerakkan ke delapan dengan menggunakan kaki dapan di depan dan kaki kiri di belakang keadaan dalam posisi kaki kiri di luruskan dan kaki kanan ditekukkan posisi badan sedikit condong ke depan dan begitu juga sebaliknya.

D. Pola Langkah dalam Pencak Silat

Pola langkah juga merupakan teknik dasar pencak silat yang bisa kita pelajari. Dalam pencak silat dikenal  enam pola langkah dalam yaitu: Pola langkah lurus, Pola langkah zikzak, Pola langkah ladam atau huruf  U, Pola langkah segi tiga, Pola langkah huruf S, dan Pola langkah segi 4. Berikut ini penjelasan teknik dasar perncak silat tersebut :
  1. Pola langkah lurus – Merupakan gerak langkah yang membentuk garis lurus ,baik langkah maju maupin langkah mundur. Pelaksanaanya dimulai dari salah satu kuda-kuda (kuda-kuda tengah).
  2. Pola langkah segi 4 –  Pelaksanakannya bisa memakai kombinasi kuda-kuda tengah ,samping,dan belakang
  3. Pola langkah ladam atau huruf  U – Pelaksanaanya dimulai dari sikap awal tegak, gerakkan kaki kesamping kanan diikuti kaki kiri menutup (merapat), kemudian kaki kiri maju, kaki di tarik kembali dan merapat kemudian digerakan ke samping kiri. Kaki kanan ditarik dirapatkan, kemudian dilangkahkan kedepan. Terakhir kaki kanan ditarik kembali merapat seperti sikap awal.
  4. Pola langkah zikzak – Merupakan gerak langkah yang membentuk  mata gergaji atau pola zig-zag. Pelaksanaanya dimulai dari sikap pasang dengan pola langkah serong.
  5. Pola langkah huruf S – Berdiri dengan posisi titik menghadap sesui dengan arah yang di tunjukan. Geser kaki kanan ke arah berat badan ke di kaki kanan, dikkuti kaki kiri, kaki kiri ke titik 3 berat badan di kaki kiri selanjutnya cabut kaki kanan lewati kaki kiri sampai di titik 4, kaki kanan yang di titik 4 di titik 5 putar di tempat, sementara kaki kiri yang ada di titik 3 injit, gugus kaki kiri lewat tanda panah dengan jalur titik 6 sampai di titik.
  6. Pola langkah segi tiga – Pelaksanaanya berdiri di titik 0, geser kaki kanan ke titik 1, diikuti kaki kiri ke titik 2, lanjutkan ke titik  4, lanjutkan juga ke titik 4 dan 5 (berat badan di titik 5). Tarik kaki kanan ke titik 6, kaki kanan ketitik 7 dengan kuda-kuda depan, tarik kaki kanan keposisi awal.
pola langkah pencak silat

E. Teknik Pukulan dalam Pencak Silat

Teknik dasar pencak silat selanjutnya yang juga merupakan teknik yang cukup penting adalah teknik pukulan. Teknik pukulan ini digunakan untuk menyerang lawan dengan menggunakan pergelangan tangan. Didalam pencak silat dikenal ada 4 teknik dasar pukulan, yaitu :
  1. Pukulan Lurus – Pukulan lurus adalah pukulan yang dilakukan dengan salah satu tangan dengan memukul kearah depan, sasaran yaitu dada lawan. Dan tangan satunya lagi menutup arah point, yaitu sasaran perut keatas.
  2. Pukulan Bandul – Pukulan bandul dapat dilakukan dengan mengayunkan salah satu tangan yang dikepal kearah sasaran ulu hati, dan tangan yang satu lagi menutup arah lawan.
  3. Pukulan Tegak – Pukulan ini sasarannya adalah bahu atau sendi bahu bagian kanan (lawan yang dengan kita yang saling berhadapan, jadi sama saja dengan bahu sebelah kiri yang menjadi sasaran)
  4. Pukulan Melingkar – Sasarannya adalah pinggang lawan.
teknik pukulan pencak silat

F. Teknik Tendangan Dalam Pencak Silat

Tendangan merupakan teknik dasar pencak silat yang dipergunakan untuk menyerang lawan dengan menggunakan kaki. Dalam pencak silat, teknik dasar tendangan dibagi menjadi 4, yaitu :
  1. Tendangan lurus kedepan – yaitu tendangan yang dilakukan denganmenghentakan ke depan telapak kaki sejajar dengan bahu.
  2. Tendangan melingkar – yaitu dengan hentakan punggung kaki.
  3. Tendangan samping – yaitu menendang dengan punggung kaki.
  4. Tendangan berbentuk huruf T – yaitu dengan tendangan samping yang menggunakan hentakan telapak kaki.
teknik tendangan pencak silat

G. Teknik Tangkisan dalam Pencak Silat

Tangkisan merupakan teknik dasar pencak silat yang berfungsi untuk menahan serangan lawan, baik serangan berupa pukulan maupun tendangan. Dengan tangkisan ini, maka serangan lawan tidak akan mengenai tubuh kita. Didalam pencak silat, dikenal ada 4 tangkisan, yaitu :
  1. Tangkisan dalam – Adalah menahan serangan dengan gerakan tangan dari luar ke dalam sejajar dengan bahu.
  2. Tangkisan luar – Adalah menahan serangan dengan gerakan tangan dari dalam ke luar sejajar dengan bahu.
  3. Tangkisan atas  – Adalah menahan serangan dengan gerakan tangan dari bawah ke atas, untuk melindungi kepala dari serangan.
  4. Tangkisan bawah – Adalah menahan serangan dengan gerakan tangan dari atas kebawah.
teknik tangkisan dalam pencak silat

H. Teknik Guntingan dalam Pencak Silat

Sebagai seorang pesilat teknik menyerang lawan dengan cara menggunting adalah gerakkan yang sangat bagus, dengan menguasi teknik guntingan yang cepat dan benar akan memberi nilai tambah tersendiri. Namun demikian, teknik gunting ini memerlukan skil yang matang dan tidak direkomendasikan untuk pemula, karena memilik resiko kegagalan yang cukup tinggi.
Adapun teknik dasar pencak silat yang satu ini dapat dilakukan dengan beberapa tahap dibawah ini :
1. Bagian Satu
Melakukan gerakkan melangkah diudara ( membuaka atau menutup/menyilangkan kedua tungkai secara bersamaan
2. Bagian Dua
Membuka dan menutup/menyilangkan kedua tungkai secara bersamaan dengan bertumpu kepada kedua lengan
3. Bagian Tiga
Melakukan teknik guntingan dari posisi awal berdiri dengan tumpuan kedua lengan
4. Bagian Empat
Dari posisi awal berdiri melangkah satu langkah kedepan kemudian melakukan teknik guntingan dengan tumpuan kedua lengan
teknik guntingan pencak silat

I. Teknik Kuncian dalam Pencak Silat

Sobat Olahraga, teknik dasar pencak silat yang terakhir adalah teknik kuncian. Teknik ini merupakan teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata musuh. Kuncian melibatkan gerakan menghindar, tipuan, dan gerakan cepat yang biasanya mengincar pergelangan tangan, lengan, leher, dagu, atau bahu musuh.
teknik kuncian pencak silat
Demikian Sobat Olahraga, 9 Teknik Dasar Pencak Silat yang bisa kita ketahui bersama. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat untuk menambah wawasan mengenai olahraga pencak silat.

Referensi :
  1. http://kuda2silat.blogspot.co.id/2012/10/teknik-dasar-dalam-pencak-silat.html
  2. http://pencaksilat-center.blogspot.co.id
  3. http://olahraga.biz.id
Share:

Asal Usul dan Sejarah Panjang Pencak Silat adalah .....

Asal Usul dan Sejarah Panjang Pencak Silat (Indonesia) adalah.....



Asal Usul dan Sejarah Pencak Silat | olahraga.biz.id – Apakah Sobat tahu olahraga bela diri Pencak Silat? Olahraga pencak silat ini asli dari Indonesia lho Sob. Apakah sobat sudah tahu asal pencak silat dari mana? Baiklah Sob, artikel kali ini kami ajak Sobat olahraga untuk mengetahui asal usul dan sejarah pencak silat, yaitu salah satu bidang olah raga bela diri yang berasal dari seni dan  budaya tradisional asli Indonesia.

Asal Usul Nama Pencak Silat


Berdasarkan sejarah pencak silat, istilah “Silat” dalam kata “Pencak Silat” sudah dikenal oleh masyarakat Asia Tenggara, mulai dari Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand dan Filipina.
Di Indonesia istilah “Pencak” banyak dipergunakan di daerah Jawa. Sedangkan “Silat” digunakan di Sumatera, Semenanjung Malaya dan Kalimantan. Namun demikian, dalam perkembangannya kemudian istilah “Pencak” lebih mengedepankan unsur seni dan penampilan keindahan gerakan. Sedangkan “Silat” merupakan inti ajaran bela diri dalam suatu pertarungan. Hmmmm jadi ada yang bilang pencak saja, dan silat saja. Tapi ga sedikit kan yang langsung bilang Pencak Silat?
Selain dari perbedaan penyebutan istilah olah raga bela diri pencak silat ini, di Indonesia juga memiliki beragam aliran pencak silat dengan ciri khas tersendiri. Misalnya di Jawa Barat, terkenal aliran Cimande dan Cikalong. Di Jawa Tengah ada aliran pencak silat Merpati Putih, sedangkan di Jawa Timur terdapat aliran pencak silat “Perisai Diri

Sejarah  Pencak Silat

Silat atau Pencak Silat diperkirakan menyebar di Kepulauan Indonesia sejak abad ke 7 masehi. Namun demikian, asal usulnya belum diketahui secara pasti. Yang pasti, masyarakat Indonesia sudah tahu jika kerajaan Majapahit dan Sriwijaya telah dikenal memiliki pendekar-pendekar besar dan menguasai olah kanuragan / ilmu bela diri.
Selain itu bukti adanya seni bela diri dapat dilihat dari berbagai artefak senjata yang ditemukan dari masa klasik (Hindu-Budha) serta pada pahatan relief yang menggambarkan sikap kuda-kuda silat di candi Borobudur dan Prambanan (Donald F. Draeger).
Sementara itu Sheikh Shamsuddin (2005) berpendapat bahwa terdapat pengaruh ilmu bela diri dari Cina dan India dalam silat. Hal ini karena sejak awal, kebudayaan Melayu telah mendapat pengaruh dari kebudayaan yang dibawa oleh pedagang maupun perantau dari India, Cina, dan mancanegara lainnya.
Awalnya gerakan pencak  silat sengaja diciptakan  dalam rangka untuk  melindungi dan mempertahankan  diri dari  tantangan alam. Meskipun  akhirnya gerakan pencak  silat lebih sering  dimanfaatkan untuk mempertahankan  diri dari  serangan musuh.
Dikarenakan tradisi silat diturunkan secara lisan dan menyebar dari mulut ke mulut, diajarkan dari guru ke murid, sehingga catatan tertulis tentang sejarah pencak silat atau asal usul silat sulit ditemukan.

Legenda Pencak Silat

Sejarah pencak silat  sendiri dikisahkan melalui berbagai legenda yang beragam dari satu daerah ke daerah lain. Legenda Minangkabau, silat (bahasa Minangkabau: silek) diciptakan oleh Datuk Suri Diraja dari Pariangan, Tanah Datar di kaki Gunung Marapi pada abad ke-11.  Kemudian silek dibawa dan dikembangkan oleh para perantau Minang ke seluruh Asia Tenggara. Kemudian cerita rakyat mengenai asal mula silat aliran Cimande, yang mengisahkan seorang perempuan yang mencontoh gerakan pertarungan antara harimau dan monyet.
Setiap daerah umumnya memiliki tokoh persilatan (pendekar) yang dibanggakan, misalnya Prabu Siliwangi sebagai tokoh pencak silat Sunda Pajajaran, Hang Tuah panglima Malaka, Gajah Mada mahapatih Majapahit serta tokoh Si Pitung dari Betawi.

Tradisi Pencak Silat

Historis dari perkembangan pencak silat mulai tercatat ketika penyebarannya banyak dipengaruhi oleh kaum penyebar agama Islam di Nusantara pada abad ke-14. Ketika itu pencak silat diajarkan bersama-sama dengan pelajaran agama di surau atau pesantren. Selain itu pencak silat merupakan bagian tak terpisahkan dalam upacara adat di beberapa suku. Misalnya kesenian tari Randai yang tak lain adalah gerakan silek  Minangkabau.
Dalam prosesi pernikahan adat Betawi terdapat tradisi palang pintu, yaitu peragaan silat Betawi yang dikemas dalam sebuah sandiwara kecil. Acara ini biasanya digelar sebelum akad nikah, yaitu sebuah drama kecil yang menceritakan rombongan pengantin pria dalam perjalanannya menuju rumah pengantin wanita dihadang oleh jawara (pendekar) kampung setempat yang dikisahkan juga menaruh hati kepada pengantin wanita. Maka terjadilah pertarungan silat di tengah jalan antara jawara-jawara penghadang dengan pendekar-pendekar pengiring pengantin pria yang tentu saja dimenangkan oleh para pengawal pengantin pria.
Silat lalu berkembang dari ilmu beladiri dan seni tari rakyat, menjadi bagian dari pendidikan bela negara untuk menghadapi penjajah asing. Dalam sejarah perjuangan melawan penjajah Belanda, tercatat para pendekar yang mengangkat senjata, seperti Panembahan Senopati, Sultan Agung, Pangeran Diponegoro, Teuku Cik Di Tiro, Teuku Umar, Imam Bonjol, serta para pendekar wanita, seperti Sabai Nan Aluih, Cut Nyak Dhien, dan Cut Nyak Meutia
Seiring perkembangan zaman, silat saat ini telah diakui sebagai budaya suku Melayu khususnya yang berada di daerah pesisir pulau Sumatera dan Semenanjung Malaka, serta berbagai kelompok etnik lainnya yang menggunakan lingua franca bahasa Melayu di berbagai daerah di Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan pulau-pulau lain-lainnya yang juga mengembangkan beladiri ini.

Induk Organisasi Pencak Silat

Menyadari pentingnya mengembangkan peranan pencak silat maka dirasa perlu adanya organisasi pencak silat yang bersifat nasional, yang dapat pula mengikat aliran-aliran pencak silat di seluruh Indonesia.
Pada tanggal 18 Mei 1948, terbentuklah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Pada 11 Maret 1980, Persatuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) didirikan atas prakarsa Eddie M. Nalapraya (Indonesia), yang saat itu menjabat ketua IPSI.  Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Keempat negara itu termasuk Indonesia, ditetapkan sebagai pendiri Persilat.
Beberapa organisasi silat nasional antara lain adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Indonesia, Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA) di Malaysia, Persekutuan Silat Singapore (PERSIS) di Singapura, dan Persekutuan Silat Brunei Darussalam (PERSIB) di Brunei. Telah tumbuh pula puluhan perguruan-perguruan silat di Amerika Serikat dan Eropa. Silat kini telah secara resmi masuk sebagai cabang olah raga dalam pertandingan internasional, khususnya dipertandingkan dalam SEA Games, yaitu sejak tahun 1987. Di Indonesia sendiri diadakan pertandingan pencak silat tingkat nasional dalam Pekan Olahraga Nasional setiap 4 tahun sekali.
Demikian Sobat olahraga, sekilas informasi mengenai Asal Usul dan Sejarah Pencak Silat. Semoga, artikel singkat mengenai asal usul dan sejarah pencak silat ini akan bermanfaat buat Sobat pecinta olahraga.
Sumber :
  • http://id.wikipedia.org
  • http://www.kmnu.or.id
  • http://olahraga.biz.id
Share:

Jumat, 03 Februari 2017

Bisakah belajar silat dengan instant?

Orang sekarang sukanya yang instan-instan. Belajar silat langsung jadi pendekar, tentu tidak mungkin. Silat merupakan latihan fisik , kecepatan, kekuatan dan relflek. Kalau ingin belajar instan bisa hasilnya juga instan. Artinya ketika fight, hasil yang diperoleh juga tidak bisa diandalkan.

Namun untuk belajar self defense dengan silat bisa instant. Dalam arti pembelaan diri, untuk menyelamatkan diri secara efektif dengan cepat bisa dipelajari. Namun untuk menjadi dikatakan pendekar harus teruji, melalui kemampuan dan pengakuan orang lain. Seorang pendekar tentu sudah mengalami pertarungan dengan jam terbang tinggi baik sparring , pertandingan atau pertarungan sesungguhnya.

Nah sekarang, mau pilih mana, jadi pendekar atau sekedar pertahanan diri instan agar bisa mengambil langkah seribud untuk menyelamatkan diri ketika dalam bahaya. Kedua pilihan tersebut tidak ada salahnya.

Share:

Kamis, 26 Januari 2017

Pandangan Pribadi Silat VS Karate

Ketika kecil saya ingin sekali belajar silat, namun bapak saya melarang karena letaknya yang jauh dan malam hari. Nah baru setelah kuliah, saya belajar beladiri namun bukan silat, tapi karate aliran kyukusinkai Karate do. Saya waktu itu sudah sabuk hijau strip 1 kalau tidak lupa. Pada saat itu memang terasa sangat PD kalau mau berantem soalnya tau sendiri karate Kyokushinkai adalah jenis karate full body contact.

Dengan mengandalkan kekuatan dan kecepatan saya percaya diri banget kalau berantem bisa jatuhin lawan. Waktu itu saya sama sekali tidak mengenal pencak silat. Silat yang saya lihat hanyalah tarian exsotic yang gak bisa buat berkelahi. Suatu hari saya pernah hajar maling hp di tempat kos. Ketika tertangkap dia lari dan saya kejar , ketika teman-teman tidak mampu ngejar , maklum kebanyakan teman perokok jadi kalau lari kedodoran. Si maling berbalik arah, dan nyerang saya, udah dengan sigap saya balas dan kena hantaman lutut tuh kepala ditambah 2 upper cut. Jatuh deh si maling. Cuma saya nyesel banget sekarang kenapa mukulin orang padahal cuma nyolong HP.

Setelah saya di Bekasi, saya bertetanggaan dengan seorang sopir , tangki minyak , yang kadang dia bolak-balik antar kota dan lintas Sumatra. Kebetulan dia ajak anak-anak sekitar belajar silat setiap dia libur atau malam minggu. Pertama lihat gerakan-gerakanya sih menyepelekan soalnya gerakanya tidak kuat seperti kalau saya latihan karate.

Setelah beberapa waktu, murid-murid yang berbakat mulai kelihatan power dari pukulan dan tendanganya. Saya baru mikir, ternyata kekuatan pesilat dan karate sama kalau latihanya sama. Pada suatu malam saya melihat dengan anak saya yang baru umur 2 tahun latihan anak-anak tersebut. Pada saat itu tetangga saya mengajarkan jurus-jurus yang lemah gemulai untuk applikasi. Malihat applikasi yang dilakukan, saya terkejut, ini tidak ada dalam karate. Saya beru sadar dengan applikasi seperti ini ditambah pukulan dan tendangan yang sama kekuatanya dengan tendangan karate, udah pasti saya bakalan KO kalau sparring dengan tetangga saya. Saya baru sadar, Dia bekerja sebagai sopir antar kota dan antar pulau yang setiap saat mendapatkan ancaman baik rampok atau begal. Dengan bekal pencak silat betawi yang dia miliki makanya dia percaya diri nggenjot gas sampai sumatra bawa tanki munyak.

Semenjak itu saya mulai tertarik dengan pencak silat, ternyata hebat juga yah Dari banyak aliran silat banyak juga jurus rahasia yang bisa menjatuhkan lawan ketika berkelahi sungguhan. Cuma yang saya sayangkan, latihan silat yang sering saya lihat tidak sekeras karate kyokushinkai. Coba kalau drill yang diberikan sekeras aliran full body contact kyokushinkai, Silat akan lebih mematikan lawan ketika bertarung. 
Share:

SIlat tidak bisa untuk tarung jalanan?

Ungkapan miring ini bukan berasal dari praktisi beladiri. Kital lihat sejarah, Bagaimana kerajaan Sriwijaya, Majapahit sampai kerajaan terbaru seprti mataram dan kerajaan lainya di nusantara. Teknik bertempur apa yang mereka gunakan? Ya silat, Silat adalah seni perang. taktik membunuh lawan dalam perang. Kalau dibilang tidak bisa untuk kelahi jalanan? yang kelahi itu berarti bukan pesilat sejati. Kelahi jalanan vs perang lebih dahsyat mana. Perang itu membunuh sedang kelahi jalanan masih ada kasihan-kasihanya.

Jadi buat orang yang meremehkan silat, coba deh, kalau mau rasakan kerasnya pesilat nantangin aja anggota FBR ( Forum Betawi Rempuk). Kebanyakan mereka pesilat Betawi.

Silat, golok, pisau, karambit dan senjata lainya adalah kesatuan. Silat tradisional kalau berantem ya pake golok, ya pake pisau. Jadi kalau dibilang silat harus indah tangan kosong untuk menjatuhkan lawan, itu perkataan orang yang gak kenal silat. Silat adalah seni melumpuhkan lawan, baik tangan kosong, golok, keris atau senjata lainya. Silat itu brutal.

Silat sekarang ini ada tiga bagian, Ibing, Silat sports, dan Silat beladiri. Di posisi mana anda melihat angle ini. Kalau anda menuntut silat Ibing untuk kelahi jalanan ya salah besar, Tapi kalau silat untuk beladiri ya begitu mungkin gak ada indahnya, tau tau tertusuk pisau, tau-tau disabet golok. Silat sport itu sidah dirubah dan diatur agar tidak mencederai lawan. Teknik silat mengijinkan mencolok mata, sedangkan dalam sport dilarang, teknik silat dijinkan memukul leher, di sport dilarang. Padahal serangan leher itu sangat mematikan. Ok , kalau ingin coba, belajar silat dan gunakan silat untuk kelahi jalanan baru merasakan manfaatnya. 
Share:

Silat Tradisional tak sehebat dugaan orang awam

Melihat postingan blog http://kawansuka.blogspot.co.id/2016/07/terungkap-ternyata-silat-tradisional.html , saya jadi ragu si penulis bukan praktisi beladiri sama sekali. Dia mengomentari perkelahian silat dengan melihat video di youtube.

Kalau mau coba kerasnya silat ya, silahkan tantang praktisi silat yang memang tangguh. Silat vs Preman. Bagaimana seorang preman mengalahkan pesilat sejati. Buktikan sekarang siapa yang kalahkan pesilat lawan preman. Berkelahi yah begitu, brutal, teknik keindahan seperti tarian silat ingin dilihat. yah .... anda sudah pernah kelahi gak sih?

Dalam sebuah perkelahian, yang diinginkan adalah melumpuhkan lawan. Kalau menginginkan keindahan lihat saja film. Namun seorang petarung, pesilat yang sudah mapan bukan berarti dia tidak akan kena pukul, tentu akan kena pukul juga. Apakah pukulan tersebut menggoyangkan pertahanan si petarung jalanan atau tidak. Disini mental, teknik, kekuatan, dan spontanitas petarung silat di uji.

Dalam real tarung, bisa lihat video tarung genggong Jawa timuran. Silat vs preman. Nah Preman juga sebagaian pesilat , paling tidak mempelajari teknik silat untuk memukul atau menendang.

Latihan akan, menempa seorang pesilat menjadi kuat. Silat bukan untuk di tunjuk-tunjukan di depan umum, namun untuk membela diri. Jadi kalau bukan pesilat jangan bicara silat, kalau mau merasakan pertarungan dengan pesilat, silahkan datangi perguruan silat ajak salah satu muridnya bertarung bebas tanpa aturan. OK 
Share:

Cari

Pencak Silat In Action

Pencak Silat In Action
Pencak Silat In Action
Adsense Indonesia
Adsense Indonesia
Pasang Iklan 125x125
Pasang Iklan 125x125

Cari Blog Ini

 
Pencak Silat Blog | Introduction to Silat Indonesia | History of Silat